Perbedaan Kabel UTP Cat 5 dan Cat 6

Parent Category: ROOT Category: Artikel Print Email

 Perbedaan Kabel UTP Cat 5 dan Cat 6
Kabel Cat 6 untuk Diskless

Kabel UTP Cat 6 tiba-tiba naik daun saat program Gacape meluncurkan mode Diskless (warnet tanpa hardisk) untuk warnet. Syarat minimal topologi jaringan harus gigabit atau 100/1000 dan harga hardware 100/1000 yg cukup mahal, sekitar 3 - 4x harga hardware jaringan 10/100 membuat pemilik warnet gigit jari untuk migrasi ke diskless.  

Pada mulanya, banyak orang complain dan bilang software sombong dan timbul istilah “kerehore”, dengan spek seadanya bisa untuk diskless. Sebagian orang mencoba untuk memaksakan memakai 10/100 untuk diskless…ehm… termasuk saya waktu pertama kali nyoba diskless dengan CCBoot. Lalu muncul CyberIndo yang mengatakan (diawal tayang), bisa. Dan akhirnya berujung kekecewaan. Komputer klien jadi lemot dan bahkan ditinggal pelanggan.

Pemahaman topologi jaringan gigabit, ketiga hardware ini harus sudah sudah support : LAN Card, Hub / Switch, dan Kabel Cat 6. Bila salah satu dari hardware ini tidak support atau masih 10/100 maka kecepatan 1000 Mbps atau 1 Gb yang diharapkan menjadi sia-sia. Bila di cek kecepatan akan turun menjadi 100 Mbps. YA… jadi ketiga hardware ini harus support gigabit. Tambah pusing lagi pemilik warnet… hadeh…

1. Apa perbedaan kabel Cat 5 dan Kabel Cat 6 ?

Istilah CAT sendiri sebetulnya dari kata "CATEGORY". Sory penjelasannya agak sedikit berteori ya…

Konsep kerja mengukur performance cable UTP jaringan komputer
Satuan “Signal” adalah suatu satuan standar dari frekuensi [ mhz ]. Begitu juga dengan kabel UTP, setiap kabel jaringan berfungsi menjadi media transmisi / media pengiriman signal dari suatu tujuan ke tujuan lain. Ketika suatu kabel jaringan akan diukur performance transmisi-nya, maka lan tester / lan analyzer akan mengirimkan suatu signal dengan satuan tertentu dari ujung kabel, dan pada ujung kabel yang lain, receiver pada lan tester akan menerima signal tersebut dan akan mengukur kapasitas satuan signal tersebut. Maka dengan alat tersebut kita dapat menganalisa kualitas kabel tersebut.

Berbagai kategori kabel jaringan komputer adalah : coaxial, UTP, Fiber Optic indoor, Fiber Optic Outdoor, Multiplek.

Pada artikel ini saya ingin mempersempit hanya kepada kabel UTP, kabel UTP yang terjual dipasaran pada umumnya terbagi dalam 3 kategori umum yang sering digunakan yaitu : cat5, cat5e, cat6, dan cat7.

PERBEDAAN DARI MASING-MASING KATEGORI :

KABEL UTP CAT5 : adalah kabel UTP dengan standar yang diciptakan pada tahun 2001 oleh TIA/EIA-568-B. Kabel UTP cat5 hanya dapat melakukan transmisi data sebesar 100 Mbit/s, kapasitas maksimum ini sama dengan kapasitas kemampuan ethernet dalam mengirimkan signal data 100BASE-TX [ era tahun 2001 ].
Seiring dengan bertambahnya kebutuhan akan kecepatan, maka telah dikembangkan kabel UTP cat5 ini menjadi kabel UTP cat5e.

KABEL UTP CAT5E / CAT5E 350MHZ: adalah kabel UTP yang telah ditingkatkan kemampuan menampung lebar data, maupun kemampuan mengirimkan data. Cat5e memiliki kemampuan speed maksimal 350 Mhz atau setara dengan 1 Gbit/s. Selain memiliki kemampuan speed 1Gbit/s, cat5e memiliki noise yang sangat kecil ketika mengirimkan data jika dibandingkan dengan cat5, hal ini dapat dilihat dengan minimnya waktu delay respon ketika mengirimkan data besar.

KABEL UTP CAT6 / CAT6E : adalah kabel premium yang di pasaran jauh lebih mahal dibandingkan dengan cat5e. Cat6 ini memiliki kemampuan waktu delay yang nyaris 0 [ nol ] ketika mengirimkan data, sekaligus memiliki kemampuan maksimal panjang kabel lebih dari 100 meter. Maksimal kabel cat6 adalah 200 meter dan maksimal lebar data adalah 10Gbit/s.

Kabel Category 6 terdiri dari empat pasang kabel tembaga, kabel categori 6 adalah kabel jaringan yang mempunyai kwalitas tinggi di kerapatan lilitan tiap pasang kabel, tingkat penyaluran data yang sangat bagus serta isolator kabel dan pelindung tiap pasang kabel yang lebih tebal. Dengan lilitan semakin rapat, ditambah semakin baik isolator dan pemisahan tiap pasang kabel maka semakin rendah noise atau berkurangnya sinyal (crosstalk gangguan) sehingga CAT6 mampu menyalurkan data sampai dan sudah mendukung koneksi sampai dengan 1000 Mbps atau Gigabit koneksi Jaringan.

Kabel Cat 5 juga memiliki empat pasang kawat tembaga twisted tetapi tidak memiliki pemisah antara pasangan. Jadi mudahnya, dari perbedaaan fisik - kabel Cat 6 lebih tebal / lebih besar dibanding kabel cat 5

KABEL UTP CAT7 / CAT7E : adalah kabel premium yang sangat cocok sebagai media yang high traffic berbagai aplikasi dalam 1 kabel [ single cable ]. Maksimum data yang terkirim adalah 10 Gbit/s dengan frekuensi 1000 Mhz. Berdasarkan spectrum analyze tools, panjang kabel cat7 / cat7e sepanjang 50 meter mampu mengirimkan signal dan data sebesar 40 Gbit/s. Sedangkan untuk kabel cat7 / cat7e sepanjang 15 meter mampu mengirimkan signal dan data sebesar 100 Gbit/s.

2. Bagaimana Crimping (susunan warna kabel) Cat 6 ?

Susunan warna kabel prinsipnya tetap sama, tidak ada perbedaan. Apakah Anda terbiasa pakai model A atau model B ? Bisa dipakai untuk Cat 6.

3. Bagaimana kalau saya menggunakan kabel Cat 6 tetapi pada ujung-ujungnya menggunakan terminasi konektor Cat 5 ?

Semua perangkat yang didesain untuk bekerja pada category 6 memiliki struktur fisik yang berbeda dengan category 5. Tidak terkecuali jenis konektor pada ujung kabel yang dipakai untuk melakukan terminasi. Konektor untuk category 6 memberikan rugi-rugi sinyal hilang (insertion loss) jauh lebih kecil dibandingkan konektor untuk category 5.

Spesifikasi EIA/TIA 568-B menyatakan sebuah channel category 6 yang di-mix dengan category yang lebih rendah akan bekerja pada level yang sama dengan category paling rendah yang ditemui sepanjang channel. Artinya bila anda menggunakan kabel UTP category 6 sebagai horizontal permanent link, tetapi pada ujungnya menggunakan modular outlet category 5, kemudian konektor patch cord dan kabel patch menggunakan category 5 maka keseluruhan channel akan bekerja pada category 5.

4. Pengaruh apa yang terjadi kalau sistem saya tidak bekerja pada kemampuan optimalnya?

Banyak hal yang akan dirasakan, pertama sistem akan menjadi lebih lambat daripada kemampuan sebenarnya. Gigabit ethernet dirancang untuk memberikan bandwidth fungsional hingga 10x dari Fast Ethernet. Jika performa gigabit ethernet anda tidak jauh berbeda dengan fast ethernet kemungkinan besar kesalahan ada pada kabel dan terminasinya. Gigabit ethernet melambat karena terlalu banyak packet error yang terjadi sewaktu komunikasi dilakukan, akibatnya bandwidth kanal komunikasi habis dipakai untuk mengulang sinyal yang error tsb. Pengaruh selanjutnya adalah umur perangkat aktif seperti switch maupun network card yang menjadi lebih pendek karena dipaksa bekerja pada keadaan yang abnormal.

Ehm… mungkin agan akan sedikit ngeyel dan ber-argumen, buat saya cat 5 or 6 sama aja pake RJ 45 biasa bisa juga kok..saya sudah sering nyoba n problemo..memang cat 6 mendukung giga asalkan semuanya mendukung gak peduli kabel melintir segala yg penting semua periperhal suppport giga speed...pake panduit, belden,or dll ndak ada masalah walaupun pake rj 45 biasa tinggal gmn tekniknya kita aja tuk crimping tuch kabel cat 6...hehehe...”

Jawab : betul gan...untuk mencapai 1000mb memang gak ada pengaruh kabel mlintir dan sebagainya. Kalo diliat di PC begitu konek terlihat Local Area Connection Speed 1000Mbps status connected. 

Tapi akan terlihat adanya nois yang gede pada saat kita tes pake alat Flukmeter. 
Dengan alat itu kita bisa tahu nois yang timbul akibat kabel mlintir dll. Bahkan alat tersebut bisa memberitahu ke kita kalau hambatan / kesalahan terjadi pada kabel ± sekian meter dari titik A misalnya.

Catatan :
Beberapa hal yang perlu diperhatikan :

- Untuk Crimping sama aja, cuma tang crimpingnya SEBAIKNYA pakai yang memang untuk masing2 jenis untuk RJ-45 Cat5e sendiri, dan RJ-45 Cat6 sendiri. Pengalaman saya, Crimping tools Cat5e bisa dipake buat crimp Connector Cat6 tapi persentase gagal-nya agak besar dan perlu ketelitian (tidak boleh terlalu kuat di crimp atau tidak boleh terlalu lemah, harus pas). Jika menggunakan Crimping tools yang sesuai dengan tipe, main sikat aja, pasti berhasil (memang lebih sulit crimping cat 6, selain kabelnya lebih kuat, sehigga untuk meluruskannya perlu energi ekstra dan biasanya kalau mengerjakan untuk 20 komputer, kelar tangan agak memar….hehehe… Dan memasukkan kabel ke konektor RJ45 nya juga lebih sulit).

- Apabila anda ingin membangun Jaringan Cat-6 maka semua komponen harus menggunakan Komponen Cat-6 mulai dari Kabel, Connector, Patch Panel, dll.

- Prinsip Utama : Jaringan anda akan bekerja dengan kemampuan maximum KOMPONEN DENGAN GRADE TERENDAH. Jadi kalau dalam jaringan anda satu saja ada komponen yang menggunakan Cat-5 walaupun seluruh komponen lain menggunakan Cat-6, Jaringan anda adalah jaringan Cat-5.

Salam Diskless

Hits: 25123

Visitors Counter

329994
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1140
796
2652
319887
11457
24316
329994

Your IP: 54.91.171.137
2017-12-12 21:41

Game & Software

Game Online

Artikel

Artikel Warnet

Kopi Bajawa Flores

Kopi Bajawa wp